joglo edisi minggat

joglo edisi minggat
joglo

Saturday, October 13, 2012

Korean' Trip..


I always dreaming to go abroad someday but Korea never exist in my dream list..
Korea is my first country to visit and I still dreaming to go to Paris.
Jadi mbak-mbak kantoran (ngambil istilah Trinity) di perusahaan punya engkoh-engkoh Korea bisa ngebawa saya terbang jauh melintasi langit Seoul. Waktu disuruh pergi ke Korea Suddenly saya jadi keinget temen-temen saya yang emang ngebet banged pengen kesana. Sebut saja Sarah (nama sesungguhnya, eh..) yang pengen banged kesana gara-gara 2pm ato Zenni yang pengen banged mampir kerumahnya Lee min ho. hahaha..

*skip dulu ceritanya..

Sunday, September 23, 2012

Sunday Cooking






MARBLE STREUSSEL
BAHAN:
150 gram margarine
150 gram gula pasir
4 butir telur
150 gram tepung terigu
½ sdt baking powder

ADONAN COKLAT:
100 ml adonan ditambah 1 sdm coklat bubuk dan ½ sdt pasta coklat

TABURAN-STREUSSEL:
100 gram tepung terigu
75 gram margarine
50 gram gula pasir
50 gram almond iris
50 gram kismis (saya ganti sama choho chips)

CARA MEMBUAT:
1.   Panaskan oven dengan temperature 175 derajat Celcius, siapkan Loyang ukuran 26 cm x 18 cm x 3 cm, alasi kertas roti, olesi dengan margarine dan taburi tepung terigu, sisihkan.
2.   Taburan-Streussel: campur semua bahan menjadi satu, aduk rata, sisihkan.
3.   Kocok margarine bersama gula pasir hingga lembut, masukkan telur satu persatu dan terus kocok hingga lembut.
4.   Masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk rata, untuk adonan cokelat ambil 100 ml adonan, campur dengan coklat bubuk dan pasta coklat, aduk rata. Tuangkan adonan kedalam Loyang, tuangkan adonan coklat, bentuk pola mamer dengan garpu, taburi dengan streusel.
5.   Panggang selama 35 menit hingga matang.
6.   Potong menurut selera.


Friday, August 10, 2012

LITTERING TIME

 Ngeliat kanan kiri depan belakang pada disibukin ma worksheet masing-masing berasa jadi orang plg useless sedunia, do nothing else. Berangkat jam­­ 8 pagi nyampe pulang jam 5 sore Cuma bisa disibukin sama doing nothing dan itu amat sangat membosankan belum lagi bahaya penyakit bete kronis tingkat dewa yang siap mengintai. It has been a week already and I still littering withno job? ~Whatta horrible days..??
Sebenernya bisa aja sih ngisi littering time sama ngebuka-buka kitab ASME tapi saya khawatir kalau-kalau nanti saya menjadi sangat genius dan menggusur keberadaan MR. OK disini.hahaha… diantara meja saya dan meja pak sunardi tetangga saya memang sudah terpajang pesan keramat Mr. Ryoo sang manager bertuliskan “kenapa kamu tidak belajar, kamu harus selalu belajar dengan keras” bahkan lengkap dengan jepretan pas foto beliau, but in my opinion solo study with no Work Order or something is like walking without any direction. Sebenarnya saya lebih suka moment-moment hectic condition dimana pak Apri ngasih banyak job dan itu masih harus dijejelin juga sama tasks dari Mr. Ok yang bener-bener force us to take an over time but I do like it cz I can study with that obstacle. Saya suka belajar dari masalah yang saya hadapi waktu ngerjain tugas-tugas itu. saya suka waktu saya benar-benar ngerasa stuck sama flange thickness di WO M1231 proyek Pressure Vessel punya PT sebelah tempo lalu ato ngedapetin kenyataan gasket hasil calculation saya mengalami kebocoran di WO M1217. Yaph walaupun seringkali  saya mendapati kepala saya serasa habis di PWHT tapi saya sangat menikmati proses pembelajaran dari masalah-masalah itu dan tentunya saya merasa otak saya benar-benar bekerja. Jempol banged buat Pak Apri dan Mr. Ok yang selalu ada diwaktu saya really get stuck, yeah both are my best lecturer ever.
Jumat kemarin Mr. Ok sempet bete gara-gara PIC gak ada yang over time for the next day, Saturday. Gimana mau over time in weekend day di weekly day aja saya masih sering bingung what’ll I do? Mulai dari solo study ditemenin kitab ASME sama TEMA, buka-buka calculation report WO kemarin sambil iseng ngitungin calculationnya, belajar autocad dibantuin suhu Ridwan the Drafter sampe ngemis gawean procedure ke mba ika tetangga depan meja, itu semua sudah saya lakukan untuk mengkonversi littering time jadi quality time. Saking desperadonya saya bahkan menyulap kaleng permen bekas punya Pak Sun jadi tempat naroh office tools yang cantik banget lengkap sama hiasan origami mama whale didepannya ato mading colorfull yang saya kasih judul ‘my corner’, yang semuanya adalah hasil karya littering time saya. Sorry to say pals but I’ll gladly say I wish Mr. Ok will fulfill his statement to give us a daily task in every day like he said last Friday..hahaha

Wednesday, August 8, 2012

Laskar Gembel


 I’ve just finished my homework today, D1009 and D1010. ­Well..whata boring day ever..? Doing nothing for a whole day..?
#Littering
I use my whole live to loving books. Now let me try to write my own history through this site as an authentic proven to the future.
My daekyung live is a story without title with Dream, Survival, and Fellowship as its theme.
Ulasan peristiwa yang tercatat di sela-sela waktu nyampah, cerita yang menurut orang lain mungkin gak penting namun bisa jadi so something buat gw.
~Happy Writing

Friday, March 2, 2012

karena ada cinta di setiap jahitannya dan tersimpan ketulusan di setiap untai benang yang terajut...
flaneloVe..

Sunday, February 26, 2012

26 februari 2012

     satu lagi minggu pagi februari yang menyenangkan bersama para penghuni kapal dengan bapak sebagai nahkoda dan mama, mba, a iman, feti, dd jg lala sebagai para awak kapalnya.. hari ini kapal kami berlayar ke anyer dan mendarat disebuah pantai berkarang rindang dengan nyiur barisan kelapanya lengkap dengan saung2 peristirahatan sebagai dermaga kami. tidak ada hari seindah dan sesejuk ini hingga kamipun bebas bermain dan berlarian di hamparan pasir putih disekeliling kami. ombakpun cukup bersahabat bahkan kami tak perlu cukup was was jikalau ombak menerpa kami.waktu telah menunjukan pukul 11 siang itu namun matahari seakan tersenyum melihat kecerian kami dan berbaik hati untuk tidak begitu lebar menyibakan tirainya. ayam goreng dan selada bercampur dengan kenikmatan sambal penggugah selera menjadi santapan siang pilihan bagi kami. pantai memang selalu menjanjikan sebuah keeksotikan tersendiri bagiku tak heran jikalau aku lebih menyukai pantai ketimbang menguras isi kantongku dpusat perbelanjaan. hufh..
     tak cukup sampai disitu, kami tidak begitu berlama-lama dipantai karena perahau kami akan berlayar kembali. kini giliran pemandian air panas belerang yang menjadi persinggahan kami berikutnya. terletak tidak begitu jauh dari pantai yang kami singgahi td, sekitar 500 meter arah cibaru kami sengaja menyempatkan diri kesalah satu kerabat kenalan bapak karena memang tempat pemandian air panas belerang yang akan kami kunjungi berikutnya terletak tepat dibelakang rumah kerabat bapak tersebut. kami hanya perlu berjalan kaki sedikit melewati pematang sawah dan semak belukar hingga akhirnya dapat sampai kekolam tersebut. hamparan sawah hijau cukup menjadi penyejuk siang itu karena waktu memang sudah menunjukan pukul 1 namun lagi-lagi matahari memang sangat akrab bagi kami. melewati semak belukar sedikit menjadi sebuah tantanganbagi petualangan kami hari itu. Akhirnya setelah melewati rimbunnya semak belukar kami dapat menemukan kolam pemandian air panas belerang nan teduh dan terlindungi oleh sebuah pohon besar yang akarnya hampir memeluk sebagian kolam kecil tersebut. tidak begitu besar dan terawat memang tapi ini sudah sangat terbilang lumayan untuk ukuran sumber mata air panas yang sepertinya masih jarang diketahui orang ini. kolam tersebut berada di tanah milik pemerintah setempat namun sepertinya memang kolam tersebut hanya dijadikan sebagai tempat peristirahatan bagi para petani untuk melepas penat sehabis bertani dan tidak ada rencana untuk menjadikan kolam tersebut sebagai tempat wisata karena memang ukuran kolam tersebut terbilang sangat kecil untuk ukuran sebuah kolam pemandian air panas. menurut penuturan dari kerabat bapak, banyak juga beberapa orang telah mengetahui keberadaan kolam tersebut dan menyempatkan diri untuk sekedar merendam kaki dan tidak sedikit pula dari mereka yang memasukkan air mata air alami itu kedalam botol-botol untuk dibawa pulang. setelah puas berendam kamipun hendak berpamitan kepada penjamu untuk segera pulang. dalam perjalanan pulang kerumah kerabat bapak terjadi tragedi menggelikan ketika kami melewati pematang sawah, aku terjatuh dan menindih beberapa tanaman padi yang malang itu. bukannya langsung membantuku berdiri, keluargaku hanya terpingkal-pingkal menahan pipis dan masih sempat mengambil gambar kesakitanku. hufh..
Akhirnya waktu telah menunjukan pukul 13.45 dan kami memilih jalan via mancak sebagai jalur alternatif kami, siapa tau kami menemukan sekumpulan penjaja durian dan dapat sejenak mencicipi durian khas mancak yang terkenal itu. sayang, hujanpun turun dan mataharipun yang sedari tadi tersenyum kini terlihat begitu masam dibalik awan. sepertinya kami hanya tidak sedang beruntung karena tak satupun penjaja durian yang dapat kami temui disepanjang jalan dan akhirnya kami memutuskan untuk kembali pulang dan mendaratkan kapal pesiar kami di dermaga terindah yang kami sebut, rumah.


andin^^V
26 februari 2012